Senin, 19 Desember 2022

Pertemuan 12 PKT: Pekerjaan Yang Tergantikan dengan Kecerdasan Tiruan Oleh YUDI KUSWARA

  6 Pekerjaan Yang Mungkin Diganti Dengan AI


1. Supir

Profesi supir bakal punah dengan kehadiran kendaraan yang dapat berjalan dengan sendirinya tanpa perlu pengemudi sama sekali (kendaraan otonom).

Hanya dengan perintah suara atau bahkan tanpa perintah sama sekali, mobil akan bisa menelusuri jalan-jalan secara otonom. Mobil otonom kini terus-menerus disempurnakan ekosistem AI-nya, sehingga sudah menjadi moda transportasi massal.

2. Pembantu Rumah Tangga

Beragam perangkat rumah tangga mulai dari TV, AC, lemari es, vacuum cleaner, hingga mesin cuci akan berfungsi secara autonomous di dalam platform AI.

Berbagai perangkat rumah tangga tersebut akan saling terkoneksi dengan koneksi machine to machine (M2M). Masing-masing peralatan juga dilengkapi dengan sensor IoT sehingga perangkat bisa membaca perilaku pengguna dan makin pintar melayani majikan. 

3. Sekretaris dan Asisten Personal

Sejak 2017 perkembangan Personal Virtual Assistant (PVA) berbasis AI berkembang sangat pesat dan mulai menjadi perangkat sehari-hari seperti Alexa, Siri, Google Assistant hingga Bixby.

Kemajuan PVA terus disempurnakan sehingga setiap orang akan memiliki sekretaris pribadi yang bisa menjalankan perintah mulai dari memesan tiket, mencarikan lagu atau film, memberi informasi cuaca, mengurus SIM & KTP, hingga memesan barang-barang di Tokopedia. 

4. Pekerja Gudang

Robot bermesin AI akan melakukan pekerjaan operasional di gudang selama 24/7 nonstop tanpa perlu lagi bantuan manusia. Mereka mulai menggantikan staf gudang dalam memindahkan dan mengatur penempatan barang di gudang.

Hal ini bisa mengurangi penempatan barang di gudang untuk meminimalisir kesalahan manusia dan mendongkrak produktivitas. Konsep ghost warehouse (gudang tanpa tenaga manusia) akan marak diterapkan dalam dekade 2020an. 

5. Kasir Toko

Di dekade 2020-an gerai ritel semacam Indomaret atau Alfamart bakal mengadopsi konsep autonomous retail seperti Amazon Go. Hal ini akan menandai berakhirnya profesi kasir. 2017 menjadi tahun di mana Amazon meluncurkan prototipe autonomous retail dan kini tinggal menunggu waktu untuk scalling up ke seluruh dunia.

Autonomous retail akan mengaplikasikan computer vision yang memungkinkan konsumen keluar-masuk gerai tanpa harus antre bayar di depan kasir. AI akan tahu konsumen mengambil produk yang mana, harganya berapa, dan langsung mendebetnya ke akun virtual konsumen.

6. Kurir

Penggunaan kurir manusia bakal menurun karena drone yang digerakkan AI bakal mengantar paket atau barang dengan efisien, presisi, dan super murah.  

Amazon lagi-lagi menjadi pioner penggunaan delivery drone. Dengan maraknya penggunaan drone, menjelang tahun 2030 merupakan tahun  menyongsong era "satu miliar drone" yang berseliweran di udara. 


Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id


PPT

Senin, 21 November 2022

Senin, 14 November 2022

QUIZ 1 Oleh Yudi Kuswara 1703015211

1. Pengertian Kecerdasan Tiruan menurut H.A simon adalah 


a. Kecerdasan buatan merupakan penilitian,aplikasi dan instruksi yang terkait dengan

pemograman komputer

b. Kecerdasan buatan merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer

melakukan hal hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia

c. Kecerdasan buatan merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam

merepresentasikan pengatahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol simbol

dari pada bilangan 

d. Kemampuan yang menggunakan penalaran dalam memecahkan suatu masalah serta                           menyelesaikan dengan efektif

Jawabannya a

2. Perspektif AI dari sisi bisnis adalah


a. Pemecahan masalah untuk pencapaian tujuan 

b. “Artificial intelligence” adalah nama pada akar dari studi area. 

c. AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang

menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis. 

d. AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman simbolik, pemecahan

masalah, proses pencarian (search)


Jawabannya c


3. Domain penelitian dalam kecerdasan tiruan adalah


a. Formal tasks (matematika, games)

b. Mundane task (perception, robotics, natural language, common sense, reasoning)

c. Expert tasks (financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientific analysis, dll) 

d. Semunya benar


Jawabannya d


4. Pengertian natural language adalah


a. Suatu teknologi yang memberikan bantuan kepada manusia

b. Suatu teknologi yang memberikan kemampuan kepada komputer untuk memahami

bahasa manusia sehingga pengguna komputer dapat berkomunikasi dengan komputer

dengan menggunakan bahasa sehari-hari. 

c. Semuanya benar

d. Suatu teknologi seperti alat bantu (tools) yang berdaya guna tinggi


Jawabannya b

5.  Kegunaan dari expert system adalah

a. program penasehat berbasis komputer yang mencoba meniru proses berpikir dan

pengetahuan dari seorang pakar dalam menyelesaikan masalah-masalah spesifik

suatu teknologi.

b. Sistem sensor, seperti sistem vision, sistem tactile, dan sistem pemrosesan sinyal

jika dikombinasikan dengan AI, dapat dikategorikan kedalam suatu sistem yang luas

yang disebut sistem robotik. 

c. Teknik untuk menentukan alternatif dalam menyimak problema ruang merupakan

sesuatu yang rumit. 

d. Sebuah program yang dapat membantu manusia dalam menyaring data


Jawabannya a

6.  Sifat pengting dari AI adalah

a. merupakan bagian dari ilmu komputer yang melukan proses secara simbolik dan

non-algoritmik dalam penyelesaian masalah 

b. Sistem sinyal yang dapat dikategorikan kedalam suatu sistem yang luas 

c. mesin memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan

d. strategi untuk melakukan proses pencarian  atau search    


Jawabannya a


7.  Penjelasan dari pencocokan pola pattern matching adalah


a. tidak didasarkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi

matematis

b. Sistem  Komputer semula didisain untuk memproses bilangan/angka-angka

(pemrosesan numerik)

c.  AI bekerja dengan berusaha untuk menjelaskan obyek, kejadian (events)

atau proses, dalam hubungan logik atau komputasional

d. Fokus yang luas sebagai referensi untuk pengambilan keputusan sebaliknya

AI menggunakan fokus yang sempit 


Jawabannya c

8.  Keuntungan Kecerdasan Buatan adalah


a. Lebih permanen 

b. Memberikan kemudahan dalam duplikasi dan penyebaran 

c. Relatif lebih murah dari kecerdasan alamiah 

d. semuanya benar 


Jawabannya d

9. Yang termasuk dalam pembahasan Mundane task adalah ...

a. Game b. Robotics c. matematika d. Medical Diagnotics

jawabannya adalah b

10. proses learning bagi AI adalah

a. diperintahkan oleh manusia

b. diprogram oleh manusia

c. belajar sendiri berdasarkan pengalaman AI 

d. semuanya benar


jawabanya adalah c

11. Apa maksud dari Penerjemahan model?

a. Mengidentifikasi masalah yang akan diselesaikan

b. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah

c. Membangun model yang masuk akal

d.Konversi model suatu bahasa pemrograman

jawabannya d

12. Sebutkan komponen sistem, Kecuali

a. Entitas

b. Object

c. Atribut

d. Periode

Jawabannya b

13. Contoh dari komponen sistem Atribut?

a. Customers pada suatu bank

b. Pengecekan neraca rekening customer

c. Security yang membantu menangkap maling

d.Bos yang menyuruh anak buahnya

Jawabannya b

14. Yang termasuk kelemahan simulasi adalah ...

a. Output dalam jumlah besar yang dihasilkan dari simulasi biasanya

tampak meyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid b. Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan

beberapa kondisi operasi yang berbeda

c. Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat

dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik d. Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap

kondisi eksperimen

jawabannya a

15. Yang meupakan jebakan/simulasi adalah ...


a. Desain dan analisis eksperimen memadai

b. Pendidikan dan pelatihan memadai

c. Gagal mengidentifikasi tujuan secara jelas

d. Model simulasi murah

jawabannya c

16. Keuntungan Kecerdasan Alamiah kecuali 

a. Bersifat lebih kreatif 

b. Dapat melakukan proses pembelajaran secara langsung, sementara AI

harus mendapatkan masukan berupa simbol dan representasirepresentasi 

c. Fokus yang luas sebagai referensi untuk pengambilan keputusan

sebaliknya AI menggunakan fokus yang sempit 

d. Dapat didokumentasi 

Jawabannya d

17. perspektif AI dari sisi penelitian atau research adalah

a. Riset tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama

adalah membuat program permainan (game) catur, membuktikan teori, dan

general problem solving (untuk tugastugas sederhana) o 

b. “Artificial intelligence” adalah nama pada akar dari studi area.  c. jawabannya a dan b

d. Mengumpulkan data yang diperlukan


jawabannya c


18. Pada tahun berapa definisi Schmidt dan Taylor diajukan?

a. 1990

b. 1980

c. 1960

d. 1970


jawabannya d

19. Arus Listrik merupakan contoh dalam kategori sistem apa?

a. Sistem Diskrit

b. Sistem Statik

c. Sistem Dinamik

d. Sistem Kontinyu

jawabannya d

20. Contoh dari komponen sistem Entitas?

a. Customers pada suatu Bank

b. Bapak lagi main catur

c. Ibu saat menawar harga d. Budi ketika pergi sekolah

jawabannya a

21. Berikut konsep dasar intelligensi buatan, kecuali….

a. deep learning

b. machine learning

c. neural networks

d. descrates program


Jawaban: d.

22. Teknik pencarian yang diterapkan hanya pada elemen array yang telah terurut adalah….

a. sorted search

b. binary search

c. metode search

d. sequential search

Jawaban: b

23. Variabel yang terdapat pada daftar parameter di dalam definisi fungsi disebut parameter….


a. actual

b. floated

c. fungsi

d. formal


Jawaban: d

24. Salah satu yang paling penting konsep-konsep pemrograman adalah kemampuan untuk grup beberapa baris kode ke dalam sebuah unit yang dapat dimasukkan dalam program yang biasa disebut….

a. dekomposisi

b. runtime system

c. sub-program

d. typical error

Jawaban: c.

25. Proses berpikir manusia umumnya melewati 2 tahap, adalah….

a. Instrospection dan pshycological experiment

b. Instrospection dan penalaran komputasi

c. penalaran komputasi dan pshycological experiment

d. smart robotica dan Acting Rationally

Jawaban: a.


QUIZ ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Rabu, 12 Oktober 2022

TUGAS 1 Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D

 KONTRAK BELAJAR

1.  Perkuliahan ini dengan Bobot 2 SKS, diselenggarakan tiap Hari Senin,  16.20-18.00.

2.  Mohon untuk selalu membaca doa sebelum dan setelah belajar. 

3.  Mohon mengisi daftar hadir paling lambat 30 menit setelah jadwal dimulai, pada hari dan                 tanggal perkuliahan dijadwalkan. 

4.  Setiap mahasiswa diwajibkan memiliki BLOG PRIBADI untuk mengerjakan tugas kuliah.

5. Bagi yang sebelumnya sudah punya BLOG PRIBADI dianjurkan untuk menggunakan BLOG         PRIBADI yang sudah lama tersebut.

6. Bagi yang belum punya silahkan membuat BLOG berbasis BLOG SPOT dengan berbasis                gmail. 

7. Perkuliahan ini dirancang untuk dilaksanakan dalam 16 pertemuan termasuk UTS dan UAS

8. Mahasiswa diwajibkan mengikuti UTS dan UAS untuk bisa memperoleh nilai Akhir.

9. Bila pada saat UTS dan atau UAS mahasiswa berhalangan diwajibkan untuk menghubungi            kesekretariatan untuk meminta ujian susulan.

10. Selamat mengikuti perkuliahan, Semoga dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

11. Semoga mendapat ilmu yang berkah dan bermanfaat untuk bekal dunia serta akherat. Amin.

tujuannya adalah ingin menambah ilmu, jadi ingin tau aspek- aspek apa aja yg ada di kecerdasan tiruan ini sehingga rencana nya ya bisa mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari atau membuat sesuatu yang bermanfaat

Target nilai yang saya inginkan tentu adalah nilai maksimal yaitu 100 (A) Alasannya adalah nilai A adalah bukti usaha saya yang maksimal dalam belajar.alasan saya karena nilai tersebut merupakan target saya dan saya ingin nilai saya meningkat dan meningkat, tdak hanya nilai tapi pengetahuan juga meningkat.

https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Rabu, 12 Januari 2022

UAS Simulasi dan Pemodelan 7E

Yudi Kuswara (1703015211)
Jawaban UAS Simulasi dan Pemodelan 7E 


Soal

1. Apa yang yang dimaksud dengan simulasi ?

2. Terangkan secara jelas konseptualisasi model !

3. Terangkan tentang Verifikasi dan Validasi Model Dalam Simulasi !

4. Apa yang dimaksud dengan definisi sistem dinamik menurut Richardson dan Pugh 1986 dan Asyiawati 2002; Muhammad; et a!. 2001 ?

5. Sebutkan dan jelaskan tahapan dalam pendekatan sistem dinamik beserta Proses pemodelan terdiri atas langkah-langkah menurut Sterman 2000 !

6. Berikan minimal 3 contoh implementasi simulasi dan jelaskan masing-masing dari contoh tersebut !


Jawaban UAS : https://drive.google.com/drive/folders/1tH0IWNUEi3Nivn4bXgJG4KOicg37wpfq?usp=sharing


https://onlinelearning.uhamka.ac.id


Rabu, 10 November 2021

UTS Simulasi dan Pemodelan

Yudi Kuswara (1703015211)
Jawaban UTS Simulasi dan Pemodelan 7E 


SOAL

1. Jelaskan pengertian sistem menurut Schmidt ang Taylor (1990) !

2. Terangkan dengan jelas tentang arti simulasi !

3. Gambarlah diagragm alur hubungan antara simulasi dengan dunia nyata ! Beri        

  penjelasan singkat dari gambar tersebut !

4. Sebutkan tiga kondisi yang membutuhkan simulasi !

5. Terangkan dengan jelas tentang Konseptualisasi model !


Jawaban UTS : https://drive.google.com/drive/folders/1OtnROzwtyYgmjvnbkZMHfuq4rlkL0SAf?usp=sharing

https://onlinelearning.uhamka.ac.id


Minggu, 31 Oktober 2021

Tugas 5 [Yudi] : Studi Simulasi & Pemodelan dalam Sistem SDP7E21

1. Sebutkan 12 langkah dalam Studi Simulasi !
2. Buatlah bagan tentang 12 langkah dalam Studi Simulasi !
3. Terangkan tentang langkah dalam Formulasi masalah !
4. Terangkan tentang langkah dalam Konseptualisasi model !
5. Terangkan tentang langkah dalam Pengumpulan data !
6. Terangkan tentang langkah dalam Desain Eksperimen !
7. Terangkan tentang Kelebihan Simulasi!
8. Terangkan tentang Kelemahan Simulasi !
9. Terangkan tentang Kesalahan yang sering muncul dalam Simulasi !
10. Terangkan tentang Fitur-Fitur software simulasi yang dibutuhkan !

Jawaban

1. - Memformulasikan masalah dan membuat rencana study Setiap studi harus dimulai dengan pernyataan yang jelas mengenai cakupan obyek yang akan dipelajari dan untuk siapa hasilnya, tanpa kejelasan pernyataan ini maka sedikit kemungkinan study ini akan berhasil.

- Penetapan tujuan dan rencana proyek  yaitu pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah

- Konseptual model : membangun model yang masuk akal

- Pengumpulan data : mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, disiplim layanan, laju pelayangan dsd).

- Penerjemahan model : konversi model suatu bahasa pemprograman 

- Verifikasi : model melalui pengecekan apakah program berkerja dengan baik

- Validasi : check apakah sistem merepresentasi sistem riil secara akurat

- Desain Ekperimen : berapa banyak runs, untuk berapa lama  dan jenis variasi masukanya seperti apa.

- Produkasi runs dan analisis : running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran

- Jalankan lagi (more runs) : mengulangi eksperimen jika perlu

- Dokumentasi dan Pelaporan : dokumen dan laporan hasil

- Implementasi


2. 



3. -mengidenfikasi masalah yang akan diselesaikan
-mendeskripsikan operasi sistem dalam term-term objek dan aktifitas dd dalam suatu layout
-mengidentifikasi sistem dalam term-term variabel input (eksogen) dan output (endongen)
-mengkategorikan variabel input sebagai decision (controllable) dan parameters (uncontrollable)
-mendefinisikan pengukuran kinerja sistem (sebagai fungsi dari variabel endogen) dan fungsi objek   (kombinasi beberapa pengukuran)
-mengembangkan struktur model awal (preliminary)
-megembangkan struktur mode lebih rinci yang mengidentifikasi seluruh objek berikut atribut dan   interfacenya.

4. - Memahami sistem 

-Pendekata proses (atau pendekatan alarian fisik (physical flow approach)) didasarkan pada tracking flow dari entitas-entitas keseluruhan sistem berikut titik pemorsesan dan aturan keputusan percabangan 
-Pendekatan peristiwa (event) (atau pendekatan perubahan keadaan (state change approach)) didasarkan pada definisi variabel keadaan internal dan events sistim yang mengubahnya, diikuti oleh deskripsi operasi sistim ketika suatu event terjadi

Konstruksi model 

-definisi obyek, atribut, metode 
-flowchart metode yang relevan 
-pemilihan bahas implemntasi ¤ penggunaan random variates dan statistik kinerja 
-coding dan debugging

5. -Observasi langsung dan perekaman manual variabel yang disebabkan seleksi 
-time stamping untuk mentrack aliran suatu entitas keseluruhan sistem
-menyeleksi ukuran sample yang valid secara statistik
-menyeleksi suatu format data yang dapat diproses oleh komputer
-analisis statistik untuk menetapkan distribusi dan parameter data acak
-memutuskan data mana yang di pandang sebagai acak dan yang mana di asumsikan deterministik .

6. -Evaluasi statistik output untuk menetapkan beberapa level presis yang diterima dari pengukuran kinerja 
-analisi terminasi digunakan jika interval waktu riil ditentukan akan disimulasikan 
-stedy state analysis digunakan jika objek of interest merupakan rata rata long-term

7. -Sebagian besar sistem riil dengan elemen-elemen stokastik tidak dapat dideskripsikan secara akurat dengan model matematik yang dievaluasi secara analitik. Dengan demikian simulasi seringkali merupakan satusatunya cara.
-Simulasi memungkinkan estimasi kinerja sistem yang ada dengan beberapa kondisi operasi yang berbeda.
-Rancangan-rancangan sistem alternatif yang dianjurkan dapat dibandingkan via simulasi untuk mendapatkan yang terbaik.
-Pada simulasi bisa dipertahankan kontrol yang lebih baik terhadap kondisi eksperimen.
-Simulasi memungkinkan studi sistem dengan kerangka waktu lama dalam waktu yang lebih singkat, atau mempelajari cara kerja rinci dalam waktu yang diperpanjang

8. -Setiap langkah percobaan model simulasi stokastik hanya menghasilkan estimasi dari karakterlistik sistem yang sebenarnya untuk parameter input tertentu.
-Model simulasi seringkali mahal dan makan waktu yang lama untuk di kembangkan
-Output dalam Jumlah besar yang dihasilkan dari simulasi biasanya tampak menyakinkan, padahal belum tentu modelnya valid.

9. -Simulasi tidak akurat: Teknik ini bukan proses optimisasi dan tidak menghasilkan sebuah jawaban tetapi hanya menghasilkan sekumpulan output dari sistem pada berbagai kondisi yang berbeda. Dalam banyak kasus, ketelitiannya sulit diukur.
-Model simulasi yang baik bisa jadi sangat mahal, bahkan sering dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan model yang sesuai.
-Tidak semua situasi dapat dievaluasi dengan simulasi. Hanya situasi yang mengandung ketidak-pastian yang dapat dievaluasi dengan simulasi. Karena tanpa komponen acak semua eksperimen simulasi akan menghasilkan jawaban yang sama.
-Simulasi menghasilkan cara untuk mengevaluasi solusi, bukan menghasilkan cara untuk memecahkan masalah. Jadi sebelumnya perlu diketahui dulu solusi atau pendekatan solusi yang akan diuji.

10. -Membangkitkan bilangan random dari distribusi probabilita
-Membangkitkan nilai nilai random dari distribusi probabilitas tertentu, misal eksponensial
-Memajukan waktu simulasi
-Menetukan event berikutnya dari daftar event dan memberikan kontrol ke blok kode yang benar
-Menambah atau menghapus record pada list 
-Mengumpulkan dan menganalisa data
-Melaporkan hasil
-Mendeteksi kondisi error

https://onlinelearning.uhamka.ac.id/

Tugas 4 [Yudi Kuswara] : Simulasi & Pemodelan dalam Sistem SDP7E21

1. Terang definisi Sistem menurut Taylor Schmidt dan definisi sitem secara sederhana !
2. Terangkan tentang lingkungan sistem !
3. Terangkan tentang komponen sistem !
4. Terangkan tentang kategori sistem !
5. Terangkan tentang hubungan antara simulasi, model dan sistem !
6. Buat bagan yang dapat menjelaskan hubungan antara simulasi, model dan sistem !
7. Terangkan klasifikasi model dalam sistem secara detail !
8. Terangkan tentang Simulasi sebagai peristiwa diskrit !
9. Terangkan tentang Verifikasi dan Validasi Model Dalam Simulasi !

Jawaban

1. Menurut Schmid dan Taylor (1970), sistem adalah suatu kumpulan komponen-komponen yang berinteaksi dan beraksi antar atribut komponen-komponen untuk mencapai suatu akhir yang logis. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu.

2. Sistem adalah bagian dari alam semesta yang sedang menjadi pusat perhatian kita atau fokus kajian yang sedang kita lakukan. Sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar atau disekitar sistem yang bukan merupakan bahan kajian.

3. Sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi , bekerja sama membentuk kesatuan. Komponen-komponen atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat- sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.


4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical sistem). Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik.

- Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system). Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia.

- Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat diprediksi dengan pasti, sehingga output dari sistem dapat diramalkan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

- Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, tetapi yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tetapi tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima input dan menghasilkan output untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya.

5. hubungan antara simulasi, model dan sistem adalah Sistem melakukan suatu kumpulan elemen atau unsur sebagai penyusun dunia nyata dengan pengelompokkan studi yang saling berhubungan untuk mendapatkan sebuah model akan melakukan suatu rekayasa sistem untuk menentukan penggambaran optimal tentang suatu obyek tertentu lalu dibuatkan simulasi untuk merancangan suatu obyek diam/bergerak dengan parameter yang mendekati nilai sebenarnya. Sehingga simulasi merupakan proses yang diperlukan untuk operasionalisasi model, atau penanganan model untuk meniru tingkah-laku sistem yang sesungguhnya.

6. 


7. 
diklasifikasikan menjadi 8 Kelas, yaitu :

    a. Fungsi

    b. Struktur

    c. Acuan Waktu

    d. Acuan Tingkat Ketidakpastian

    e. Derajat Generalisasi

    f. Acuan Lingkungan

    g. Derajat Kuantifikasi

    h. Dimensi

a).  KLASIFIKASI MODEL berdasarkan FUNGSI :

    · MODEL DESKRIPTIF : Model yang hanya menggambarkan situasi sebuah sistem tanpa rekomendasi dan peramalan. Contoh : Sturktur organisasi, tampak atas tata letak fasilitas, laporan keuangan, peta, dan daftar isi.

    · MODEL PREDIKTIF : Model yang menunjukkan apa yang akan terjadi bila sesuatu terjadi. Contoh : Analisa BEP, diagram pohon keputusan, dan antrian.

    · MODEL NORMATIF : Model yang memberikan jawaban terbaik dari suatu persoalan. Contoh : Model optimasi, PL, CPM/PERT, dan marketing mix.

b). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan STRUKTUR :

    · MODEL IKONIK : Model yang menirukan sistem aslinya tapi dalam suatu skala tertentu. Contoh : Maket, layout fasilitas, cetak biru.

    · MODEL ANALOG : Model yang menirukan sistem aslinya denga hanya mengambil beberapa karakteristik utama dan menggambarkannya dengan benda atau sistem lain secara analog. Contoh : Sistem peredaran darah dengan selang, jaringan lalu lintas dengan jaringan listrik di jalan yang dianalogkan dengan aliran air dalam sistem pipa.

    · MODEL SIMBOLIS : Model yang menggambarkan sistem yang ditinjau dengan simbol - simbol biasanya dan simbol-simbol matematik. Didalam hal ini sistem diwakili oleh variabel-variabel dari karakteristik sistem yang ditinjau. Contoh : Rumus ABC, model PL, hukum Pithagoras.

c). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan ACUAN WAKTU :

    · MODEL STATIS : Model yang tidak memasukkan faktor waktu dalam perumusannya. Contoh : Struktur organisasi dan model laba yang diharapkan.

    · MODEL DINAMIS : Model yang mempunyai unsur waktu dalam perumusannya dan menunjukkan perubahan setiap saat akibat aktivitasnya. Contoh : Model pertumbuhan populasi dan model dinamis.

d). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan ACUAN TINGKAT KETIDAKPASTIAN :

    · MODEL DETERMINISTIK : Model yang pada setiap kumpulan nilai input hanya ada satu output yang unik yang merupakan solusi dari model dalam keadaan pasti. Contoh : Model laba dan model persediaan Wilson.

    · MODEL PROBABILISTIK : Model yang menyangkut distribusi probabilistik dari input atau proses dan menghasilkan suatu deretan harga bagi paling tidak satu variabel output yang disertai dengan kemungkinan-kemungkinan dari harga-harga tersebut. Contoh : Diagram pohon keputusan, peta pengendalian mutu, dan model RO.

    · MODEL KONFLIK : Model yang sifat alamiah pengambilan keputusan berada dalam pengendalian lawan. Contoh : Model kompetisi dan model posisi tawar.

    · MODEL TIDAK PASTI (UNCERTAINTY) : Model yang dikembangkan untuk menghadapi  ketidakpastian mutlak. Pemilihan jawaban berdasarkan pertimbangan, utilitas, dan resiko melalui probabilitas. Contoh : Model maksimin-minimaks dan model teori permainan.

e). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan DERAJAT GENERALISASI :

    · MODEL UMUM : Model yang dapat diterapkan pada berbagai bidang fungsional dan untuk beberapa jenis masalah yang berbeda. Contoh : Model PL dan model antrian

    · MODEL DINAMIS : Model yang dapat diterapkan terhadap sebuah bidang khusus dan hanya digunakan pada masalah-masalah tertentu. Contoh : Model persediaan probabilistik, model penawaran probabilitas, dan model reaksi penjualan sebagai fungsi reklame.

f). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan ACUAN LINGKUNGAN :

    · MODEL TERBUKA : Model yang memiliki interaksi dengan lingkungannya berupa pertukaran informasi, material atau energi yang mempunyai satu variabel eksogen yaitu variabel yang berasal dari lingkungan eksternal. Contoh : Model aksi reaksi dan model sosial.

    · MODEL TERTUTUP : Model yang tidak memiliki interaksi dengan lingkungannya dan memiliki variabel yang seluruhnya endogen, yang terkendali dan internal. Contoh : Model thermostat.

g). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan DERAJAT KUANTIFIKASI :

    · MODEL KUALITATIF : Model yang menggambarkan mutu suatu realita dan yang terdiri dari 2 jenis, yaitu:

        -  Model Mental : Model yang menggambarkan titik awal dari abstraksi dalam memahami masalah dan situasi. Contoh : /Model proses berpikir

        -   Model Verbal : Model yang disajikan dalam bahasa sehari-hari dan tidak dalam bahasa logika atau simbolis atau matematis. Analisis bersandar pada pertimbangan yang masuk akal dan bernalar. Contoh : Model konseptual

    · MODEL KUANTITATIF : Model yang variabelnya dapat dikuantitatifkan. Jenis model ini terbagi menjadi 4, yaitu:

        -    Model Statistic : Model yang mendeskripsikan dan menyimpulkan data.

        -    Model Optimasi : Model yang digunakan untuk menentukan jawaban terbaik.

              Model ini terdiri dari :

               - Optimasi Analitik. Contoh :  Analisis marjinal dan analisis inkremental.

               - Optimasi Logaritmik. Contoh : Model optimasi algoritmik, mencari jawaban terbaik melalui proses iteratif dan contoh metode simpleks.

        -    Model Heuristik : Model yang digunakan untuk mencari jawaban yang baik tetapi bukan jawaban yang optimum. Contoh : TSP dan kesetimbangan lintasan produksi.

        -    Model Simulasi : Model yang digunakan untuk mencari jawaban yang baik dan menguntungkan pada sistem yang sangat kompleks. Contoh : Model simulasi diskrit dan pemrograman dinamis.

h). KLASIFIKASI MODEL berdasarkan DIMENSI :

    · MODEL DUA DIMENSI : Model yang terdiri dari dua faktor/dimensi penentu. Contoh : Model pegas dan regresi linear.

    · MODEL MULTIDIMENSI : Model yang terdiri dari banyak faktor penentu. Contoh : Analisis regresi berganda, model multikriteria, dan prototipe kapal.

8. Simulasi kejadian diskrit (Discrete-Event Simulation) adalah simulasi yang membahas model suatu sistem yang selalu berkembang karena adanya representasi perubahan variabel-variabel pada kondisi tertentu di saat tertentu. Dijelaskan juga bahwa discrete-event secara konsep dapat dikerjakan dengan menggunakan perhitungan-perhitungan secara manual, tetapi oleh karena begitu banyak data yang akan diproses di mana dibutuhkan media penyimpanan atas proses-proses tersebut maka penyelesaian permasalahan menggunakan Discrete-Event Simulation disarankan untuk menggunakan media komputer. Pada waktu-waktu tertentu KFC menerima pesanan dari konsumen yang sangat banyak dan dapat membuat proses pengiriman pesanan ke konsumen menjadi lambat karena keterbatasan karyawan yang khusus dalam menangani layanan antar pesan. Hal itu akan membuat antrian dalam proses pengiriman pesanan. Metode Simulasi kejadian diskrit banyak digunakan dalam menangani masalah yang berhubungan dengan antrian.

9. Verifikasi model sistem dilakukan berdasarkan pengecekan kesesuaian model dengan keadaan ril, terutama dalam hal jumlah dan jenis komponen, bentuk hubungan interaksi antar komponen, serta input-output proses dalam operasi sistem. Ketidaksesuaian umumnya mengakibatkan penyimpangan hasil simulasi terhadap hasil yang seharusnya. Ketidaksesuaian model dapat terjadi dalam berbagai hal yang disebutkan di atas. Ketidaksesuaian misalnya terdapat pada komponen-komponen sistem maya yang tidak tepat mewakili komponen-komponen sistem ril dengan prosedur yang tidak efektip mengintegrasikan semua komponenkomponen sistem sehingga mengakibatkan adanya perbedaan antara operasi sistem maya dengan operasi sistem ril. Selanjutnyaprosedur pengoperasian sistem maya juga perlu divalidasi karena model operasi yang digunakan pada sistem maya kemungkinan tidak sesuai dengan bentuk operasi pada sistem ril. Model operasi sistem maya yang berbeda dengan bentuk operasi ril jelas tidak berlaku mewakili sistem ril. Model operasi sistem maya tidak valid jika uji coba simulasi memberikan hasil yang berbeda dibandingkan dengan hasil operasi sistem ril.

https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Jawaban UAS Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D Yudi kuswara (1703015211)

  https://onlinelearning.uhamka.ac.id/